MEROKOK UNTUK MISKIN?

31Jan08

rokok

terbangun dari tidur,melangkah ke dapur dan menuangkan kopi ke dalam gelas kaca.sebungkus rokok dan pasangannya tergeletak di meja makan.aku termenung dalam gejolak hasrat ketika mataku berpapasan dengan sebuah  kotak berisi beberapa batang rokok,antara iya dan tidak.

ah..,bukan hal yang mudah memang untuk menghindar dari kebiasaan yang telah melekat.akupun kembali tergoda menghisap putingnya,menghisap udara penuh kotoran dosa yang akan menghantarkan kita ke neraka kehancuran (byuh,bahasanya..).

ya,aku memang sedang berusaha mengerahkan ilmu kanuraganku mencoba mengurangi jadwal kencanku dengan batangan setan (baca:rokok) itu.bahkan minggu kemarin aku sudah berhenti merokok dalam waktu tiga hari boss!.itu sebuah prestasi yang luar biasa,karena aku termasuk pecandu rokok dalam stadium lumayan gawat.

motivasiku untuk berhenti merokok sebenarnya ringan saja.aku ingin bisa hidup sehat.walaupun saya juga yakin  akan banyak efek-efek positif yang akan mengikutinya.

rokok dan kemiskinan

ah,saya sih tidak akan melakukan pengamatan karena memang bukan pengamat.tapi menurut data badan pusat statistik kita,perokok justru di dominasi kalangan menengah kebawah.mereka lebih enjoy membelanjakan uangnya untuk membeli rokok dari pada untuk kesehatan atau kebutuhan pokok lainnya,termasuk saya.

atau mungkin basa gawulnya,tak ada kata miskin dalam urusan rokok.lalu apakah rokok dapat menyebabkan kemiskinan?

ah,menurut saya tentu saja bisa,apalagi sebagian besar perokok adalah kalangan orang tidak mampu.sungguh sebuah kombinasi yang sempurna.mungkin karena rokok adalah satu-satunya teman yang bisa di ajak kompromi untuk membunuh sementara masalah kehidupan.kayaknya slogan yang miskin makin miskin akan tumbuh subur di sini.

sungguh sebuah permasalahan yang harus cepat di tanggapi bersama,agar negri ini tidak di isi oleh generasi2 kropos seperti saya.himbauan bahaya rokok yang tertulis jelas di kemasannya pun seolah tak pernah terbaca.atau mungkin sebaiknya himbauan itu di ganti saja dengan,

“merokok dapat menyebabkan kemiskinan dan halangan untuk masuk surga”

mungkin lebih tokcer! he.he…

*poto di atas saya culik dari mas kopdang

Iklan


2 Responses to “MEROKOK UNTUK MISKIN?”

  1. Lha, itu foto saya?
    wah… bisa-bisa saya gagal jadi Presiden nih kalau pose itu tersebar luas…
    😀

  2. Merokok itu gaya hidup. Bukan cuma milik orang miskin saja. Kebanyakan perokok orang miskin karena memang kebanyakan orang Indonesia itu miskin.

    Untung saya ndak ngerokok


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: